Apa kabar iman ?

by - Januari 18, 2018

apa kabar iman


Apa kabar iman ? Apakah diri ini masih istiqomah ? Atau tengah terpeleset ke lubang futur ? Apa kabar iman ? Sapaan yang sering kudengar dari teman2 yang senantiasa mengingatkanku tentang  akhirat. Kampung halaman yang sesungguhnya. 

Siang menjelang sore, ketika bertandang kerumah seorang rekan yang baru saja menjalani operasi caesar. Tetiba notice voice wa terdengar. Sebentar kuintip hp.
Pelan pelan kubaca. Sharing seorang teman  perihal pengalaman hidup, perjalanan waktu.

Di tengah kondisi perekonomian negri yang saat ini tak menentu, dalam kondisi tidak sedang punya pekerjaan tetap. Masih  menuturkan betapa beruntungnya ia  berada dalam kondisi seperti sekarang ini.

"kita ini, yg hidup ekonominya seperti ini,,,NYARI DUIT YANG HALAL...nanti hisabnya ribet.....apalagi sodara sodara kita yang dikasih Allah SWT berbagai kelebihan dunia dengan harta syubhat yang berkeliaran, yang mudah mereka dapatkan,,,,kita bersyukur akhi dijadikan ama Allah SWT seperti ini,,,mungkin terlihat "remeh" namun ini wajib kita syukuri......"

Deg. Kutatap layar anroid berulang -  ulang. Lebih mirip tamparan dibanding teguran. Astagfirullah... seakan mencari, kemana hilangnya rasa syukurku selama ini.
Astagfirullah. Aku memang lebih beruntung, masih Allah berikan teguran, untuk kemudian berusaha  terlepas dari segala transaksi syubhat, haram, riba. Aku memang lebih beruntung, Allah karuniakan pasangan hidup yang mau terus belajar madal hayah, hingga selaras, langkah kami berayun. Aku memang lebih beruntung, Allah beri jalan rizki lewat usaha kecil kami yang segala sesuatunya bisa kami kendalikan sesuai syariatNya, sehingga kami bisa menghindari bersinggungan dengan hal2 yang tidak DIA suka. Aku hanya kurang bersyukur atas semua yang telah Allah berikan. Astagfirulloh. Kemana bekas materi2 taklimku ? Ternyata begitu besar karunia Allah buat keluarga kami. Kenapa aku seperti tak menyadari? 

Tak ada satu kejadian pun yang terjadi secara kebetulan. Pun pesan wa yang terkirim.buatku. Ratusan materi syukur ternyata belum cukup membuatku paham, betapa yang Allah berikan buatku saat ini, nikmat yang luar biasa. Seseorang yang merasa beruntung dalam kondisi tidak sedang punya pekerjaan tetap dan terus mengucap syukur telah membangunkan kesadaranku. Astagfirulloh. Semoga kami  senantiasa Allah karuniakan.keistiqomahan dalam kondisi sulit sekalipun. Aamiin.

Terbayang kondisi teman2, sepermainan,seperjuangan, seperjalanan. Banyak dari mereka yang kondisi ekonomi dan keluarganya  tidak seberuntung aku. Berkubang dalam transaksi riba, bersinggungan dengan yang syubhat, bahkan haram. Aah Aku ingin bersama sama mereka lagi dalam iman.

Apa kabar iman ? Apakah diri ini istiqomah, atau tengah tergelincir ke lubang futur. Apa kabar iman ? Aku ingin selalu mendapatkan sapaan ini. Apa kabar iman ? Terima kasih untuk mau mengingatkanku dalam kebaikan.

You May Also Like

11 komentar

  1. Tetap istiqomah dan bersyukur karena hidup itu ujian ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ujian yang akan terus ada sampai di garis finish kematian

      Hapus
  2. Selalu bersyukur dan berprasangka baik pd Allah

    BalasHapus
  3. Ingatkanku tuk selalu istiqomah di jalanNya, agar nanti sampai di surgaNya, aamiin....

    BalasHapus
  4. Ingatkanku tuk selalu istiqomah di jalanNya, agar nanti sampai di surgaNya, aamiin....

    BalasHapus
  5. Febri Indriani24 Januari 2018 08.39

    Apa kabar iman? Maaf lama tak kusapa engkau dalam rintikkan air bening dari mataku. Butir-butir di pelupuk mataku terlampau sering menyapa saat aku kehilangan gemilang dunia. Sejenak aku terlupa, bahwa tanpamu iman, pada siapa aku harus berkawan agar bisa berjumpa dengan Ilahi Ya Rahman...

    BalasHapus
  6. Bagus umi tulisannya. Jd diingatkan jg nih dgn iman-ku

    Lanjut terus dgn tulisan yg lainnya yah 💕
    Salam buat si kecil.
    Bisa tuh gambar2 dia dipublishkan disini jg...

    BalasHapus