Destinasi Wisata di dataran tinggi Dieng

by - Februari 13, 2018

Dataran tinggi Dieng adalah  dataran tertinggi dipulau Jawa yang berpenghuni.  Dataran tinggi Dieng merupakan dataran tertinggi yang berpenghuni kedua di dunia setelah nepal.  Di Dataran tinggi Dieng Suhu normal rata rata berkisar antara 10 sampai 13 derajat celcius. Bahkan  Pada antara Juli hingga Agustus,  suhu di dataran tinggi Dieng bisa mencapai 0 derajat celcius.  Ketinggian dataran Dieng sendiri adalah 2000 meter diatas permukaan laut. Itulah mengapa dataran tinggi Dieng dijuluki Negri diatas Awan.  Dataran tinggi Dieng menyimpan banyak tempat  yang layak untuk dikunjungi. 

Buat kami sekeluarga, benkunjung ke tempat - tempat wisata yang berhubungan dengan alam  merupakan pilihan yang menyenangkan dibanding mengajak anak - anak ke tempat -  tempat permainan modern atau mall,  pilihan kali ini adalah dataran tinggi Dieng.  Ke dataran tinggi Dieng  Anak - anak  kami ajarkan mengenal ciptaan Allah yang tersebar di Alam raya.  Menyusuri Kawah,
Tebing,  Bukit dan Gunung di dataran tinggi Dieng sejatinya kami mencoba mengukir cinta Pada Maha Pencipta.    pengalaman yang lebih kaya,  mengenal berbagai suku bangsa dan kebiasannya masing -  masing.  Banyak sekali manfaat yang kami dapat dengan mengajak keluarga berkunjung ke tempat dan adat istiadat yang berbeda.  Allah telah menciptakan manusia Berbangsa - bangsa dan Bersuku - suku agar saling mengenal. 


Tulisan kali ini bercerita tentang beberapa Destinasi Wisata di dataran tinggi Dieng. Di awal bulan Januari  tahun 2018 adalah kedatangan kami yang kedua setelah kami berkunjung ke sini Desember 2014.  Masyarakat Dieng rata - rata adalah petani,  hasil bumi Dieng yang terkenal diantaranya adalah kentang dengan kwalitas premium, kentang dieng terkenal hingga ke manca negara, sebuah kentang premium dieng beratnya ada yang mencapai 2 kilogram per buahnya. Luar biasa bukan ?. Selain kentang hasil bumi  ciri khas dataran tinggi Dieng adalah buah Carica. Buah yang bentuknya  lebih mirip pepaya namun dengan ukuran yang jauh lebih kecil.  Carica biasa diolah menjadi manisan.  Oleh oleh khas dieng Wonosobo.  Banyak rumah produksi yang mengolah buah carica menjadi manisan siap minum, hal ini sangat membantu roda perekonomian masyarakat setempat.  Selain kentang dan carica hasil bumi lainya adalah cabe gendot.  Buah cabe yang bentuknya lebih mirip paprica dengan ukuran lebih kecil,  pedasnya luar biasa. berkunjung ke dataran tinggi Dieng ? pastikan membawa oleh - oleh ciri khas desa ini.

Di dataran tinggi Dieng, lengkap rasanya destinasi wisata yang istimewa tersebar. Di sini terdapat  Kawah, Telaga, Bukit,  Tebing, Danau, Pemandian air panas,  dan sebuah kompleks Candi. Dari sekian destinasi wisata yang Ada di  Dieng  beberapa akan saya bahas disini.


Batu Ratapan Angin.


dataran tinggi dieng



Batu Ratapan Angin  merupakan  tampat favorit para wisatawan berfoto. Batu Ratapan Angin  merupakan sebuah tebing di ketinggian yang terletak berdekatan dengan Telaga Warna kawasan Dieng Plateau. Tempat ini menjadi salah satu favorite pengunjung wisata Dieng karena dari tempat ini anda dapat melihat Telaga warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian. Bisa terbayang kan melihat dua buah telaga dari ketinggian ?  Namun, karena letaknya agak tinggi, butuh tenaga ekstra untuk mencapai tempat ini menyusuri perkebunan kentang dan menanjak.  Namun setelah sampai di atas, akan terbayar dengan keindahan yang tersaji di Batu Ratapan angin ini. Batu Ratapan angin ini juga sering disebut dengan Batu Pandang Dieng.

Berfoto disini Juga membutuhkan keberanian ekstra.  Duduk diatas tebing  cukup berhati hati,  dan sang fotografer berpesan untuk tidak menoleh kebelakang.  Jurang curam.  Pemandangan indah yang bisa dinikmati dari sini menyuntikkan keberanian tersendiri buat berfoto disini.  


Telaga warna.

dataran tinggi dieng

Telaga Warna terletak di desa Dieng wetan.  Perubahan air telaga ini bahkan disaat - saat tertentu dapat terlihat terdiri dari 5 warna.  Merah,  hijau,  biru, abu - abu dan kuning. Itulah mengapa di sebut Telaga Warna. Perubahan warna  Umumnya terjadi antara Juli hingga Agustus di musim kemarau karena keberadaan plankton, kandungan belerang dan sinar matahari.  Hal ini membuat orang berbondong bondong datang kesini.  Telaga yang merupakan telaga vulkanik yang terbentuk akibat letusan gunung prau yang Juga membentuk dieng.  Jam buka operational antara jam 06.00 sampai 18.00. Dengan harga karcis 6000 rupiah 

Tempat kami berfoto adalah spot indah di telaga warna.  Jalan masuk mulai dari gerbang hingga telaga dihiasi bunga terompet kanan kiri.  Lukisan indah sang maha pencipta. 

Telaga cantik yang menyedot perhatian wisatawan asing dan domestik ini selalu dipadati pengunjung terlebih musim liburan di bulan Juli dan Desember. Beruntungnya kami sampai ditempat ini masih terbilang sepi,  hingga mudah mengabadikan banyak moment di beberapa spot.  Puas berkeliling sekitar 1 jam,  ketika kami hendak keluar telaga ini dipadati pengunjung dan untuk mengabadikan spot - spot cantik untuk berfoto dilakukan dengan cara bergilir.  


Kawah sikidang.


dataran tinggi dieng


Kawah utamanya dapat berpindah pindah hingga kemudian dinamai sikidang.  Kata kidang sendiri berarti kijang dalam bahasa jawa,  yang gemar berpindah pindah.  Untuk menuju tempat ini dari pintu masuk kita harus berjalan sekitar 1 kilometer.  Akan terlihat beberapa lubang besar yang mengeluarkan asap mengepul.  Dahulunya kawah ini merupakan kawah raksasa dan diperkirakan suatu hari akan kembali menyatu.  Suhu kawah berkisar antara 90 sampai 100 derajat celcius.  Di beberapa titik dengan lubang yang besar diberi pembatas kayu.  Jam operasional sendiri antara jam 07.00 sampai 16.00 wib.  Dengan harga tiket 10.000 rupiah. Dipintu masuk akan banyak penjaja masker,  bau menyengat belerang membuat pedagang masker laris manismenjajakan dagangannya.  


Telaga pengilon.  


dataran tinggi dieng


Telaga Pengilon adalah telaga yang letaknya  di selatan telaga warna.  Sesuai dengan namanya telaga ini berair sangat jernih hingga permukaannya bagaikan cermin.  Bila dilihat dari jauh telaga pengilon terlihat coklat yang disebabkan lumpur yang mengendap didasarnya.  Tidak seperti telaga warna,  air telaga ini tidak mengandung belerang sehingga aman untuk dimanfaatkan.  Tiketnya merupakan tiket terusan telaga warna. 

Begitu jernihnya warna air dipermukaan sehingga menjadikan efek cermin yang sempurna bila difoto.  Bukan efek berputar yang biasa Ada di beberapa aplikasi edit foto.  Ini asli,  buah karya yang maha pencipta.  


Bukit sikunir.


dataran tinggi dieng


Bukit Sikunir berada di desa Sembungan dengan telaga cebong sebagai pintu masuknya.  Bukit yang ramai dikunjungi wisatawan untuk mengabadikan keindahan golden sunrise atau saat - saat munculnya matahari.  Dari bukit ini akan tampak gunung Sindoro,  Merapi Merbabu,  Telomoto dan Ungaran.  Utamanya antara bulan Juli dan Agustus ketika matahari munculnya dari balik gunung Sindoro.  Walau sepanjang perjalan terdapat papan penanda arah,  tangga yang disusun dari batu Kali cenderung licin. Lukisan alam yang sempurna maha karya sang pencipta. Allah subhanahu wataala.
Untuk mencapai bukit Sikunir tidaklah terlampau sulit. Gerbang Sikunir berada tepat di pinggir danau cebong. Tempat sebagian para pendaki yang hendak menikmati kemunculan matahari di bukit Sikunir bermalam. Di sebut danau cebong karna memang bentuknya mirip kecebong dan bisa terlihat dari puncak Sikunir.

Untuk menikmati indahnya panorama alam kemunculan matahari disini, kita masih bisa sholat shubuh di bawah. Karna jarak tempuh ke atas kurang lebih sekitar 40 menit.
Kalaupun hendak mendaki sebelum waktu shubuh. pastikan sholat diatas, karna sepanjang jalurnya tidak ada dataran yang cukup lapang untuk menggelar sajadah. Jalurnya langsung mendaki, sejak gerbang sampai puncaknya. Itulah mengapa dengan waktu tempuh yang relatif singkat Sunrise dapat dilihat dari sini. Bukit sikunir berada di ketinggian 2400 meter di.atas permukaan laut


Kompleks candi Arjuna


dataran tinggi dieng


Candi Arjuna diperkirakan sebagai candi tertua di pulau jawa yang dibangun Pada abad 8 oleh dinasti sanjaya dari mataram kuno.  Dari semua candi di sini, Candi Sembadra lah yang dibangun paling akhir.  Perkiraan ini ditilik dari arsitektur candi.  Candi Arjuna masih sangat kental dengan gaya candi-candi di India, Sedangkan Candi Sembadra telah memperlihatkan pengaruh budaya setempat. Candi Arjuna,  Candi Puntadewa,  dan Candi Sembardra dibangun untuk menyenbah dewa siwa, Sementara Candi Srikandi dibangun untuk menyembah Trimurti siwa, Brahma, dan wisnu. Kompleks candi Arjuna sendiri adalah lokasi perayaan galungan dan pelaksanaan ruwatan sejumlah anak gimbal setiap tahun nya.


Gunung prau.


dataran tinggi dieng


Gunung Prau adalah Gunung dengan ketinggian  2565 meter dari permukaan laut .  jalur pendakian  Dieng Prau merupakan jalur pendakian yang cukup ramah dicoba untuk pendaki pemula.  Ada 4 pos untuk sampai bisa dipuncaknya.  Melakukan pendakian malam hari merupakan pilihan banyak pendaki,  walaupun banyak Juga yang bermalam dipuncaknya untuk mengabadikan moment golden sunrise. Hamparan padang savana,  kumpulan bukit teletubbies adalah pemandangan yang akan membayar lelah di puncak sana.  Jalur pendakian sendiri terdiri dari tanah merah  antara gerbang sampai pos 1.  Antara pos 1 sampai pos 2 akan banyak di jumpai akar pinus sepanjang jalur,  dan antara pos 2 ke pos 3 akan dominan batu kali yang Juga merupakan jalur terberat.  Mendaki gunung  sejatinya membuat kita semakin mencintai sang pencipta alam ini.  Betapa kecil kita dihadapanNya.


Ada hangat di Dieng.



Cerita lain tentang Dieng adalah masyarakatnya.   Saya ingin menuliskan tentang keluarga kecil tempat kami mampir di dataran tinggi  Dieng.  Akhir 2014 lalu, awal keluarga kami bertandang ke sini. Bermalam di rumah tour guide kami karna bertepatan dengan musim liburan dan semua penginapan penuh terisi. Silaturahmi berbuah manis. Berlanjut dengan hubungan bisnis. Sang tour guide menjadi agen souvenir kami wilayah dieng dan sekitarnya.

Kini, awal januari 2018. Sang tour guide telah beralih profesi menjadi petani kentang, kentang dieng yang kwalitasnya diburu dari berbagai penjuru dunia. Banyak hikmah  menarik kami ambil dari ceritanya,  utamanya adalah para teman2 petani yang menggunakan modal pinjaman di bank yang nota bene riba, usahanya berakhir dengan kebangkrutan. Janji Allah, berlaku. Pelaku riba, sama dengan menantang berperang denganNya. Mana bole menang ? Kata upin ipin

Buah2an dan sayuran kami Bawa sebagai oleh oleh dari ladang mereka. penerimaan beliau sekeluarga yang luar biasa yang menyambut tamu bak raja. Malu, ketika begitu banyak nilai2 islam dipraktekkan tanpa banyak teori.

Begitu banyak pelajaran yang kami dapat dari satu perjalanan di dataran tinggi dieng.  Bukan cuma geografi,  asal muasal tebentuknya telaga kawah dan danau. Lukisan maha karya sang maha pencipta Juga keluarga kecil yang setia menanti kami kembali. 

Ditengah suhu rata rata 10 sampai 13 derajat celcius.  Atau bahkan kadang mencapai  0 derajat celcius.  Ada hangat di dieng, yang membuat kami selalu ingin kembali.

You May Also Like

4 komentar

  1. Seru banget petualangannya Ari..... Lanjutkan..... Hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lanjut belajar fotografi kayaknya nih. Hehe

      Hapus
  2. Lengkap bgt penjelasannya umi Ari ❤❤ bisa jd buku panduan guide.

    Alhamdulillah yah dgn pasukan lengkapnya bisa pergi kesana ☺

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah tante, jadi tau, ternyata ada salju di pulau jawa

    BalasHapus